Album Review: Agnes Is My Name – Agnes Monica


Agnes Is My Name

When haters were busy talkin’ I was busy making it happen. When they were busy mocking I was busy walking. When they were busy laughing I was busy running. And they’re STILL wondering why they’re left behind… With lots of love, me
-Agnes Monica-

Setelah hampir 2 tahun pasca Sacredly Agnezious (2009) dirilis, akhirnya penyanyi berbakat, Agnes Monica, kembali merilis sebuah album. Kali ini Agnes Monica memilih tajuk Agnes Is My Name untuk album terbarunya. Agnes Is My Name bukanlah album ‘baru’, ini adalah album kompilasi lagu – lagu Hits Agnes Monica dari 3 album terdahulunya “…And The Story Goes…” (2003), Whaddup…A’? (2005), dan Sacredly Agnezious (2009). Agnes Is My Name berisi total 12 lagu, 10 lagu lama yang pernah menjadi Hits periode 2003-2010, dan 2 lagu baru “Paralyzed” & “Karena Ku Sanggup” yang tahun lalu dijadikan single dan sudah dibuat video klip-nya.

Album “The Best” ini dibuka oleh “Paralyzed” yang ditulis sendiri oleh Agnes Monica, lagu bernuansa pop yang dancey ini cukup bisa membuat kita bergoyang dengan aransemen yang ambience-nya yang mengingatkan pada lagu “Holiday” – Hilary Duff dan “Eh..Eh.. (There’s Nothing I Can Say)” – Lady Gaga yang beatnya ringan dan fun.

Di track kedua ada “Godai Aku Lagi” yang bagi saya adalah Masterpiece Agnes Monica baik dari segi aransemen musik maupun video klip. lagu ini dibuat saat trend musik techno dan electropop belum se-booming sekarang, tapi Agnes Monica sudah memulainya meskipun beatnya sedikit mengingatkan pada lagu “Gimme More” – Britney Spears.

Lalu kita dibuat bergoyang lagi di lagu “Tak Ada Logika”, sepertinya lagu ini adalah lagu nge’beat’ Agnes Monica yang paling bergaung di masa-nya karena musik bernuansa timur tengah sedang trend saat itu ditambah melodi yang ear-catching dan easy listening,pluuus video klip yang wah.

Selanjutnya kita dibuat penuh emosi dalam track “Karena Ku Sanggup” yang menurut saya adalah bukti pendewasaan Agnes Monica dalam penulisan lirik dan lagu yang semakin berkualitas, begitu menyentuh dengan iringan aransemen Andi Rianto.

“Teruskanlah” ditempatkan di track ke-5, lagu ini adalah favorit saya karena temanya “Saya Banget” pada waktu lagu ini dirilis (curcol).

Di track ke 6 dan 7 ada “Janji-Janji” dan “Bukan Milikmu Lagi” dua lagu dengan sedikit nuansa rock di dalamnya.

Agnes Monica lalu membawa kita mengharu biru di track 8, 9, dan 10 dengan “Matahariku” yang sangat fenomenal penjualan RBT-nya dan menjadi hits tersukses Agnes Monica, “Tanpa Kekasihku” yang menyayat hati, dan “Jera” salah satu karya Melly Goeslaw yang menurut saya agak berbeda dan tidak membosankan.

Di track 11, Agnes Monica seakan membawa kita ikut kilas balik awal kariernya sebagai penyanyi dewasa profesional dalam “Bilang Saja”, single andalan di album perdananya tahun 2003, “…And The Story Goes…”.

Album Agnes Is My Name ini ditutup dengan cantik oleh lagu “Cinta di Ujung Jalan” ciptaan Dewiq yang sederhana dengan alunan gitar akustik, tidak banyak ornamen – ornamen, dan menonjolkan kualitas vokal dan penjiwaan Agnes Monica yang mengalun tanpa ngotot. Dewiq agaknya seperti Linda Perry saat meredam emosi dan menggelegarnya suara Christina Aguilera di lagu “Save Me From Myself”.

Album “The Best of Agnes Monica” ini bagi saya sudah cukup mempresentasikan transformasi seorang Agnes Monica dalam karier bermusiknya selama 7 tahun terakhir. Kita bisa menilai kualitas, skill bernyanyi, dan bahkan skill menulis lagu Agnes Monica yang semakin lama semakin terasah dan semakin baik. Tidak mudah bagi penyanyi yang baru berusia 24 tahun dan baru menelurkan 3 album untuk membuat album kumpulan hits, tapi seorang Agnes Monica sudah mampu membuatnya dan menelurkan 12 hits bahkan lebih. Saya yakin Agnes Monica sedang merencanakan sesuatu yang lebih besar dari ini, dari karya – karyanya yang sebelumnya. She stated that “…And I’ve only just begun…” :)

Secara keseluruhan album Agnes Is My Name ini worthed untuk dijadikan koleksi untuk semua orang, tidak hanya bagi penggemar fanatik Agnes Monica. Namun ada sedikit kekecewaan saya akan album ini, sebagai penggemar berat dan pengoleksi CD Agnes Monica saya menyayangkan material packaging album Agnes Is My Name yang ringkih dan mudah rusak tidak seperti CD Agnes Monica terdahulu. Pemilihan cover dan layout booklet juga diluar ekspektasi saya, awalnya saya berpikir akan ada banyak foto – foto Agnes Monica terbaru seperti dalam official website tapi ternyata hanya ada 3 buah foto di dalamnya. Kekecewaan yang lain adalah pada pemilihan tracklist-nya, saya begitu mengharapkan lagu “Godai Aku Lagi” di album ini adalah versi original yang tanpa edit dengan durasi lebih panjang, dan saya ingin lagu “Karena Ku Sanggup” versi dengan bridge berbahasa Inggris. Saya menyayangkan lagu “Ku T’lah Jatuh Cinta” yang di-remix tidak masuk dalam daftar lagu di Album Agnes Is My Name ini, padahal lagu ini cukup hits dan bergaung, dan sejak tahun 2005 tidak pernah ada rilisan resmi versi studio. Lagu “Temperature” yang pernah dibawakan di Asian Song Festival 2009 juga tidak dirilis dalam album ini, begitu disayangkan karena lagunya bagus dan diciptakan oleh Agnes Monica. Jika saja tracklist dan packaging Agnes Is My Name sesuai ekspektasi saya, akan menjadi nilai lebih untuk penjualan album ini karena pencinta Agnes Monica sejati sepertinya akan lebih antusias karena ada hal ‘baru’ yang ditawarkan. Tetapi sebagai Agnes Monica Army sejak 9 tahun lalu, saya akan selalu mendukung Agnes Monica. Saya yakin Agnes Monica akan memberikan yang lebih di album mendatang :)

Track List:
01. Paralyzed (Agnes Monica, Beto) 03:38
02. Godai Aku Lagi (Agnes Monica, Dj Sumantri) 04:13
03. Tak Ada Logika (Yudis Dwikorana, Yoyo) 03:37
04. Karena Ku Sanggup (Agnes Monica, Andi Rianto) 04:46
05. Teruskanlah (Dewiq, Pay) 04:36
06. Janji – Janji (Dewiq, Pay, Arie SW) 04:16
07. Bukan Milikmu Lagi (Ari Bias, Mufari, Dudi SS Nay, Agus Hardiman) 03:39
08. Matahariku (Yuan Passer, Pay, Dede) 04:27
09. Tanpa Kekasihku (Dewiq, Erwin Gutawa) 05:35
10. Jera (Melly Goeslaw, Anto Hoed) 05:07
11. Bilang Saja (Ari Bias) 03:56
12. Cinta Di Ujung Jalan (Dewiq, Pay) 04:53

Album Score (3,5/5)

©written by rioaditomo 010211

About these ads

21 thoughts on “Album Review: Agnes Is My Name – Agnes Monica

  1. Inti dari perjalanan karir musik Agnes: setiap single-nya selalu mengingatkan para pendengar akan single dari penyanyi luar lain… :D

  2. Halo.. Thanks for reading it :)

    Hahaha,tidak semua mengingatkan sama single dari musisi luar, cuma Godai Aku Lagi dan Tak Ada Logika, yang lain aman Paralyzed hanya ambiencenya saja yg mengingatkan.. Karena Ku Sanggup sangat original dan ditulis Agnes sendiri.. Justru saya melihat Agnes dengan pendewasaannya sekarang terlihat cirinya sebagai ‘Agnes Monica’ #IMHO

    • Jujur. Saya sangat menyenangi Agnes Monica ketika ia menyanyikan lagu-lagu ballad dan menjadi dirinya sendiri (Matahariku, Karena Ku Sanggup) dari pada ketika ia mencoba dengan keras untuk go international dengan mencoba membaur bersama gaya-gaya artis luar negeri yang telah terlebih dahulu populer.

      Dan please… seharusnya obsesi untuk go international lebih baik disimpan untuk sendiri dan berusaha sendiri, daripada digembar-gemborkan namun hingga sekarang belum menampakkan hasil. Tapi saya dukung kok tujuan karir dia. Suaranya memang pantas dibawa keluar negeri.

      • Yup, Agnes memang lebih berkarakter di lagu2 mellow. Tapi ga bisa disalahkan juga ketika dia berusaha menjadi seperti Britney, Christina, or whoever, karena semua penyanyi dengan dance dan lagu2 pop,dance,r&b semua terlihat tipikal dan sama saja.

        We’ll see apakah Agnes akan bertaji di dunia International. Tapi menurut saya sekarang2 ini asalkan lagu easylistening dibaur dgn electropop pasti laku di US, spt Wonder Girls yg masuk US Billboard chart. Tapi ya berarti one hit wonder, mudah2an Agnes bisa memberi kualitas deh produser ga sekedar memanfaatkan trend. ^__^

  3. Review yang bagus. Saya jadi pengen beli albumnya.
    By the way, Anggun C. Sasmi juga merilis album the best di tahun 1994, judulnya “Yang Hilang”, juga plus 2 lagu baru. Setelah itu ia benar-benar lenyap hingga muncul dengan “Snow on the Sahara” (1998). Apakah Agnes juga akan begitu? Kita tunggu saja, hehe

      • Saya sudah beli albumnya di KFC Bintaro, dan ternyata…
        Saya kecewa dengan packaging-nya, sangat buruk untuk artis sekelas Agnes Monica :(

      • Nah kan, i’ve warned you..hehe.. Saya rasa packaging yg buruk karena Agnes tidak sepenuhnya mempersiapkan ini dgn sungguh2, karena mengejar untuk menyelesaikan kontrak sama Aquarius dan segera mempersiapkan album internationalnya. Kita tunggu saja album berikutnya. =)

  4. Agnes Monica adalah penyanyi perempuan terbaik Indonesia dewasa ini. Saya rasa lip sync tidak perlu menjadi alasan untuk menjatuhkan dia, karena toh legend seperti Michael Jackson dan Madonna saja tetap playback sewaktu nyanyi sambil nge-dance. Cuma saja saya kurang suka gembar-gembornya, malah menjadi tertawaan di forum-forum internet.
    Favorite up-tempo song: “Godai Aku Lagi”
    Favorite slow-tempo song: “Karena Ku Sanggup”
    Rate: 4/5

    • Hi el, trima kasih sudah mau baca review saya.. Setuju soal lip sync untuk lagu2 dengan koreografi di atas panggung memang sulit, dan benar madonna bahkan MJ sekalipun melakukan lip sync.. Soal gembar – gembor sepertinya kesan gembar – gembor itu dibesar2kan oleh media.. Yang saya bangga dari Agnes walaupun gembar-gembor tapi mampu membuktikannya.. =)

  5. saya senang sekali baca reviewx…
    dan setiap hari saya selalu mencari berita terbaru ttg agnes..
    apapun yang dibilang orang” yang penting …agnes ttp maju..uuuu..
    karena begini…klo qt cuman terima bagusx saja maka kita akan merasa bahwa qt sudah sempurna….tp klo ada suara” sumbang yg kontra itu justru memotivasi qt utk terus mengasahkan apa yang ada pada diri qt dan suatu saat bisa membuktikan diri klo perjuangan qt tdk sia”….i like that…success 4 u….* Jesus Bless all…

    • Halo Jamal, Terima Kasih sudah membaca review saya.. Setuju, kritikan dibuat untuk membangun mental kita dan untuk menggali potensi kita dengan byk berlatih agar bisa membuktikan kita bisa jd yg terbaik =)

  6. album ini direlease oleh label apa? kok tiba2 malah masuk ke kfc factory agnesnya..

    baru baca katanya ini album udh laku 500 rebu keping kah dalam waktu 2 bulang

    • Album Agnes Is My Name ini dirilis oleh Aquarius Musikindo. Agnes tidak masuk dalam manajemen KFC Music Factory, tapi cuma titip edar di KFC Store. Tujuan pihak Aquarius Musikindo titip edar di KFC sepertinya untuk menaikkan jumlah penjualan CD-nya karena toko CD konvensional sudah banyak yang tutup termasuk Aquarius Music Store di Bandung sudah tutup.

      Kabarnya sih begitu tapi jangan kaget toh penjualan album Cinta Laura karena titip edar di KFC bisa sampai satu juta keping *katanya* terus IDP juga laku keras albumnya, apalagi penyanyi sekelas Agnes Monica. Hehehehe..

  7. Pingback: Music Review: Paralyzed – Agnes Monica (MV Review) | written by rioaditomo

  8. akhirx saya buka lagi review albumx agnes….
    sy tu bener” fans beratx agnes..setia buka internet saya selalu mencari berita terbaru ttg agnes…hebad khannn….xixiixxx :)
    tp bener setelah kepulangan dr amrik sono,,,,agnes makin mantep…..vidclipx waaaaowwww…kerennnnnnnn bgddddddddd….
    sblm masuk d youtube q udh ambil rekamanx di kapanlagi.com…pdhl suarax g ada….lucu kan saking penasaranx q….tp setelah q download di YT….hmmm..bener” mantep…maju terus nez…kamu bisa….prestasimu udh di akui dunia … yg tidak suka gpp…peluk mereka dalam doa mu,,.mereka jg sebenarx menaruh harap pada kemampuan yg bisa nez berikan…Jesus bless u nezzzz…amien

  9. Pingback: Music Review: Rindu – Agnes Monica « written by rioaditomo

  10. Hai… gw bru bja blog ini. dan gw stuju bgt dngan sgala statement kln mengenai kemajuan Agnes Monica. Lagu Rindu benar2 buat tersentuh dngan banyak kata2 yg amat puitis d dalamnya. Well, Agnes semakin menunjukkan kiprahnya di dunia musik baik di Indonesia, (Dengar ja lagunya breng Andy Rif cipt pak SBY) she really awesome in that song. Dengan suara yg ktnya Whistle ya… (Klo slh maap ya) bnar2 menunjukkan bahwa dia smkn terasah dalam segi vocal. Di luar negeri, dia mampu berkiprah di luar dengan mbawa nuansa Indonesia dlm dirinya contohnya dlm hal brpakaian (She used batik at AMA 2010 as Host red Carpet) and singing wif Christian Chaves (Mexico singer) and she well done. Liat aja wktu konser di Brazil, everybody sings part of Indonesia lyric yg ada dlm lagu En Donde Estas. Saya sendiri sangat2 bangga melihatnya di YT.
    And last, dia duet dengan Michael Bolton wif sings Said I Loved U But I Lied. Dengar sndiri deh kematangan suaranya. Kemampuan dlm mengontrol vocal shngga terdengar lbh lembut dan mampu menempatkan vocalnya di antara suara MB yg sngat khas itu. Dan ending lgunya jg Agnes tepat, suara jeritan Agnes sngat lembut tdk melengking bgt. Dia benar2 menunjukkan bhwa dia siap memulai karier nya sbgai penyanyi berkelas dunia (smga klen stuju dngan pndapat saya) atau brtaraf international.
    Dan kabar terakhir yg gw dngar dia menggaet Timbland ya.. so I can’t wait to see that. benar2 g sabar menunggu lagunya jg album Internationalnya.
    Smoga Album Internationalnya bnr2 menyajikan sesuatu yg baru, lbh hebat dan lbh spektakuler la, baik segi vocal, lagu n liriknya, musiknya dan pic dalam paper albumnya sprti yg smua harapkan so dia bsa menunjukkan kpd mrka yg meragukannya bhwa dia emang patut di idola kan.
    Gw akan slalu mndukungnya. apapun kt org n apapun yg akan dia lakukan. Plus berharap Dia gak sombong ya, n tetap rendah hati. plus tdk menghilangkan karakter seorang Agnes Monica yg kita kenal slama ini.
    I wish….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s