The Truth of Being a Jobless/Post-Graduated Man


Halo upper east siders *orang – orang timur yang suka tinggal di atap a.k.a MAKSA*

Pernah gak waktu jaman sekolah pengen cepet – cepet kuliah? Atau pas jaman kuliah pengen cepet – cepet lulus trus kerja? Kayaknya sih mostly jawabanny pernah. Gue adalah salah satu orang yg punya pikiran kaya gitu. Waktu jaman sekolah apalagi pas SMA rasanya pengen cepet – cepet lulus dan bisa kuliah. Waktu itu yang kepikiran adalah pergi ke luar kota, punya temen – temen baru, free as a bird, blah blah blah..

Nah Alhamdulilah,ternyata gue bisa kuliah dan kuliahnya di tempat yang dari dulu gw pengen di Bandung, di Universitas X *which is for real ternyata tidak seperti ekspektasi gue dulu* dan jurusan yang dulu *oke dulu,gue waktu masih blo’on* menurut gue ‘Gue Banget’ yaitu TV Broadcast. Tapi tahun terakhir kuliah ternyata gue pengen cepet – cepet lulus, karena pengen cepet – cepet kerja *dan karena – karena yang lain yg tidak bisa disebutkan (yg senyum2 berarti ngerti,vidies!hahaha)*

Dulu tuh ya gue sirik liat temen – temen gue yang udah kerja. Gue liat temen – temen yang udah kerja bisa dapet penghasilan sendiri, ga ngerepotin orang tua/wali *kayak di rapot*, bisa beli ini itu pake uang sendiri, bisa rekreasi kemana aja pake uang sendiri, bisa belajar manage keuangan, bisa nabung buat masa depan, sampe – sampe bisa punya pacar yang oke walaupun mukanya pas – pasan cuma modal punya kerjaan dan gaji tetap, and so on *a bunch of silly and kiddy thoughts*

Tapi ternyata setelah menyandang status sebagai post-graduated, fresh-graduated, alumnus, or whatsoever you named it, gue baru nyadar ternyata setelah kita wisuda *mau wisuda kuliah,atau SMA pun* kita seakan – akan diterjunkan di dunia yang sebenarnya. Kita dituntut menjadi benar – benar mature. Dan ternyata gak semua orang lucky enough untuk langsung bekerja setelah lulus, and i’m one of those who should be in the unlucky circles yang harus mengalami dulu masa – masa menjadi *ooh,God it’s so hard to say this word* Pengangguran.

Kalo diitung – itung paska menjadi wisudawan, gue udah dua bulan jadi pengangguran *why do i have to say this again?-sigh-* tapi rasanya kaya lamaaaaa banget. Gue kayak linglung ga tentu arah *yang ini berlebihan dan disengaja*.

Gue kehilangan masa – masa ngekost dulu karena harus balik kampung, harus komitmen sama long distance relationship *which is um quite hard*, nonton film – film baru di bioskop *karena di kampung gue bioskop udah ditutup dari gw SMA*, kegiatan belajar mengajar di kampus, bergunjing dan ngepet *bukan dalam arti sebenarnya,tapi tetep jangan ditiru* bersama ceman – ceman, ngobrolin seremnya jatinangor sama ceman – ceman kosan, jalan – jalan kemana kemana kemana, makanan – makanan yang enak *batagor kuah kantin perawat for example*, dan merindukan uang jajan *hahahaha!*.

Dua bulan ini, aktifitas gue adalah: Hardolin *dalam bahasa sunda Dahar (makan), Modol (kegiatan private), Ulin (main) mirip seperti Eat Pray Love* tapi ulin (maen)-nya juga jarang banget kebanyakan diem di rumah *karena teu boga duit*. Gue bangun, makan, chatting, twitteran, update fb, mandi siang menjelang sore menjelang malam, baby sitting ponakan, ato ga melototin DVD liat Serena sama Blair yang kece – kece di Gossip Girl ampe 3 (tiga) seasons, ato ikutan nyanyi sama Rachel, Finn, Mercedes, dkk di Glee,paling keren nimbrung nonton Kemilau Cinta Kamila sama nyokap,nonton DVD apapun yang ada di rumah,dan tidur.Membosankan kan? *apalagi part nonton Kamila -gapenting-* dan sungguh kegiatan yang telah dijabarkan tadi bisa membuat perut semakin buncit apalagi diselingi cemilan carbo.

Sebenernya sih ya, gue juga ga diem – diem amat, tiap hari gue ngecek email yang masuk dari J*bsdb, dan J*bstreet kok,yang interesting gue apply. Fyi, dua bulan ini udah sekitar 35 lowongan yang gue apply. Tapi baru satu yang follow up, dan itu pun ga berhasil menarik gw. Gw juga ikut Job fair, dan beberapa kali ke Bandung oops I mean sumedang coret’s Jatinangor buat nanya Ijasah dan Transkrip nilai *yang konon sampai saat ini nilai – nilai tersebut masih di konversi ke tabung gas 3kg yang siap kita (baca: vidies) ledakan ke mereka (baca: akademik)*.

I got nothing to do now, except berdoa dan berusaha supaya cepet dapet kegiatan yang sakinah,mawadah,dan warohmah.. Semoga ada satu pekerjaan yang tepat dan berjodoh sama gue, mau sesuai passion gue atau engga pasti Tuhan akan berikan pekerjaan yang tepat *Drugs Dealer?hahaha,amit – amit*. Dan gue juga berharap gue bisa menjalani idup yang sebenernya ini, dan masuk ke dunia kerja dengan baik.

So,my point is “Hey Kiddo, Teeny, Early 20’s, if you’re out there and still in uniforms or in a student status, study hard, and spend your time wisely, have fun being you. Don’t ever get to think that being post-grad will makes you happier, cause it’s not. Enjoy your world no matter how hard and suck it is!!”

Those are those are confessions of a Jobless/Post-Graduated boy not yet a man.Now we know every single day that we’ve gone through, made us more mature and more wise. You know you love me, xoxo gunjing boy..😀

©writtenbyrioaditomo040111

2 thoughts on “The Truth of Being a Jobless/Post-Graduated Man

  1. Ha! Been there, done that. Wanna know something? Be patience. Good things come to those who wait. Dan percayalah… nikmati saja masa-masa ‘tanpa pekerjaan’ ini. Karena ketika nanti telah memasuki masa bekerja, fase hidup akan berubah menjadi fase bekerja untuk hidup. fase yang terkadang membuat kita sedikit memiliki jarak dengan keluarga dan teman-teman kita. Well… setidaknya itu sih yang bisa dibilang berdasarkan pengalaman saya.

    Enjoy your time tapi jangan berhenti untuk mencari yang terbaik!

    Cheers!

    1. Well, I can’t thank enough for your advice. Thank you so much. Your line “Be patience. Good things come to those who wait.” is great, and I believe that. Kuncinya sabar dan ikhlas,hehe.. Thank you ^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s