Movie Review: The Greatest (2009)


The Greatest | Shana Feste | Carey Mulligan, Susan Sarandon, & Pierce Brosnan | Barbarian Film, Group Oceana, Media Finance, Silverwood Films, Irish DreamTime 2009

“Well… you have 18 years. 216 months. 864 weeks. 5,920 days. 311,040 hours. You came to our doorstep on 8-14-2008 at 4:30 pm. Your due date is 2-12-2009. Which leaves 119 more days. 2,136 hours. 128,160 minutes. And you have two heartbeats.
Allen Brewer

Dalam kurun waktu yang tidak terlalu jauh saya sudah melihat dua film yang menceritakan tentang keluarga yang kehilangan anak kesayangannya. Akhir tahun lalu ada Rabbit Hole dan April lalu ada Welcome To The Rileys. Kali ini saya tidak sengaja menonton The Greatest arahan sutradara Shana Fest yang ternyata memiliki tema yang sama, yaitu kehilangan anak kesayangan. The Greatest dibintangi bintang – bintang papan atas Hollywood seperti Susan Sarandon, Pierce Brosnan, si cantik Carey Mulligan, aktor muda Aaron Johnson yang kita kenal lewat aktingnya di film Kick-Ass (2010), dan Johnny Simmons yang bermain bagus dalam Scott Pilgrim VS The World (2010). Film bergenre melodrama keluarga ini sebenarnya sudah lama rilis yakni pada tahun 2009 bahkan sebelum film Mulligan lainnya seperti Never Let Me Go (2010), dan Wall Street: Money Never Sleeps (2010) ditayangkan.

Keluarga Brewer diliputi kesedihan yang mendalam karena kematian salah satu anggota keluarga tersebut yakni Bennett Brewer (Aaron Johnson) akibat kecelakaan. Sepeninggalan Bennett, tiba – tiba hadir Rose (Carey Mulligan) kekasih Bennett yang sedang mengandung bayi hasil hubungannya dengan Bennett. Dengan senang hati Ayah Bennett, Allen Brewer (Pierce Brosnan), menerima Rose untuk tinggal dirumahnya namun Grace (Susan Sarandon), Ibu Bennett, merasa keberatan atas kehadiran Rose disana. Sebagai sosok seorang ibu, Grace merasa menjadi orang yang paling kehilangan dan paling sedih akibat ditinggalkan Bennett tanpa berpikir bahwa sebenarnya Suaminya, Rose, dan anak bungsunya Ryan (Johnny Simmons) juga sama – sama kehilangan sosok Bennett.

Menyaksikan The Greatest sudah pasti ada rasa terenyuh yang akan dirasakan penonton, dan saya merasakan hal itu saat menontonnya. Sajian drama yang melankolis ditambah performa akting dari para pemain yang mumpuni rasanya cukup menghidupkan cerita The Greatest yang simple. The Greatest menggambarkan rasa kehilangan satu keluarga dengan ekspresi yang berbeda – beda. Tidak ada hal yang baru yang ditawarkan sutradara sekaligus penulisnya, Shana Feste. Kita hanya disuguhi bagaimana para pemain membawa karakter mereka masing – masing dalam kepedihan hati yang mereka rasakan akibat meninggalnya Bennett. Yang menjadi nilai plus disini adalah akting Susan Sarandon, Pierce Brosnan, Carey Mulligan, dan Johnny Simmons yang solid dan saling melengkapi satu sama lain dengan gestur dan ekspresi yang pas. Melihat Pierce Brosnan menangis di film ini adalah suatu hal besar yang membuat saya ikut merasakan sesak di dada.

The Greatest yang berdurasi 98 menit ini memang menitikberatkan pada kisah keluarga yang kehilangan, sehingga kisah cinta antara Bennett dan Rose juga kehamilannya menjadi bagian yang kurang diperhatikan. Meskipun bermain bagus di film ini (seperti biasa), Carey Mulligan buat saya agak kurang cocok memerankan tokoh Rose yang masih umur belasan apalagi saat disandingkan dengan Aaron Johnson yang berperan sebagai Bennett. Saat adegan yang mengharuskan Mulligan dan Johnson berada dalam satu frame amat sangat terlihat bahwa Johnson terlalu anak kecil dibanding Mulligan. Kalau saja tokoh Bennett diperankan oleh aktor seusia Mulligan mungkin tidak akan terlihat aneh. Aslinya Johnson memang kelahiran tahun 1990 dan Mulligan tahun 1985, sebenarnya Johnny Simmons juga kelahiran tahun 1986 tetapi karena postur dan wajahnya yang baby face tidak terlalu berpengaruh saat harus berperan jadi adik Bennett. Tetapi ya sudahlah toh Mulligan sudah memperlihatkan kualitas akting yang baik sebagai Rose di film ini. Jika ingin menonton film bersama keluarga The Greatest ini menjadi sebuah pilihan yang tepat.

Movie Score (3,5/5)

©writtenbyrioaditomo080511

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s