Movie Review: The Romantics (2010)


The Romantics | Galt Niederhoffer | Katie Holmes, Anna Paquin, Josh Duhamel, Malin Akerman, Dianna Agron, & Elijah Wood | Paramount Pictures 2010

“He has to love you more Lila, more than you love him. That’s the only way marriage works.”
Augusta

Sudah lama rasanya tidak menyaksikan akting Katie Holmes di layar lebar karena terakhir saya meilhat gadis yang sepintas mirip Britney Spears ini dalam film Batman Begins (2005). Kali ini Holmes hadir dalam sebuah film drama bertajuk The Romantics yang diangkat dari novel karya Galt Niederhoffer. Selain ikut bermain dalam film arahan Galt Niederhoffer ini Holmes juga duduk sebagai salah satu executive producer untuk film The Romantics ini. Di jajaran pemain selain Katie Holmes, ada Anna Paquin, Josh Duhamel, Malin Akerman, Elijah Wood, dan si cantik aktris serial TV Glee, Dianna Agron yang berperan sebagai Minnow adik dari tokoh Lila yang diperankan oleh Anna Paquin. Film ini sempat ditayangkan di Sundance Film Festival dan Cannes Film Festival tahun lalu dan dirilis secara terbatas di bioskop – bioskop Amerika Serikat pada September 2010 lalu.

Hari besar telah menunggu Lila (Anna Paquin) setelah dilamar oleh sang kekasih, Tom (Josh Duhamel). Lila yang lahir dari keluarga kaya telah mempersiapkan segalanya dengan sedemikian rupa termasuk gaun pengantin yang akan dikenakannya di hari pernikahannya nanti. Tiga sahabat dekat Lila yang sejak masa kuliah selalu bersama dan menyebut diri mereka sebagai The Romantics, Laura (Katie Holmes), Trip (Malin Akerman), dan Weesie (Rebecca Lawrence) datang untuk menghadiri pernikahan Lila bersama pasangan mereka masing – masing kecuali Laura yang masih single. Laura adalah sahabat yang paling dekat dengan Lila, mereka tinggal satu kamar di asrama saat kuliah, berbagi ini dan itu, tetapi ternyata pernikahan Lila dengan Tom tidak membuat Laura ikut berbahagia. Apakah yang terjadi? Mengapa Laura tidak ingin pernikahan antara Lila dan Tom terjadi?

Berdurasi sekitar 95 menit, The Romantics berjalan cukup membosankan dengan dialog – dialog yang panjang dan banyak menghadirkan ekspresi – ekspresi gundah dari setiap pemain. Cukup disayangkan lagi – lagi penulis yang merangkap sebagai sutradara tidak dapat mengeksekusi tulisannya kedalam kemasan audio visual. Saya memang belum membaca novelnya tetapi jika digarap oleh penulisnya sendiri film ini seharusnya tampil dengan arah yang jelas. Menurut saya dari ide ceritanya sebenarnya bisa dibuat lebih kompleks dengan flow yang lebih menarik karena konflik yang ditawarkan The Romantics kurang greget. Dari awal penonton sudah tahu konflik apa yang akan terjadi dalam film ini dan bahkan endingnya pun sangat terbaca sejak awal. Secara teknis The Romantics ini juga tampil dengan sangat menyedihkan, banyak gambar yang diambil dengan kamera yang kurang steady, dan yang paling parah adalah penggunaan multi camera pada setting malam hari yang tidak di set (atau lupa di set) agar pencahayaan dan white balance antar kamera satu, dua, dan tiga menghasilkan kualitas gambar yang sama. Contoh adegan Laura dan Tom sedang mengobrol dibawah pohon, saat two shot dengan Tom menghadap kamera gambar terlihat penuh dengan noise tetapi saat pindah ke shot selanjutnya saat Laura menghadap Tom gambar terlihat jernih dan bersih.

Akting pemain? Saya tidak menikmati akting mereka karena entah memang tuntutan cerita atau apapun itu, rasanya setiap pemain dibuat kaku, dingin, bingung, labil, bahkan penonton ikut – ikutan mengeluarkan ekspresi kebingungan saat menontonnya. Tidak ada yang istimewa dari akting Josh Duhamel yang spertinya hanya mengandalkan “cute factor”-nya. Anna Paquin bolehlah terlihat meyakinkan sebagai wanita yang otoriter, sombong, dan judes tetapi tetap saja tidak istimewa. Katie Holmes juga tampil biasa saja tidak ketinggalan Malin Akerman yang berperan sebagai gadis binal yang sepertinya tidak jauh dari karakter pribadinya. Chemistry persahabatan antara gadis – gadis The Romantics ini juga terasa kurang klop. Cuma satu yang menjadi nilai positif dalam film ini yaitu tata busana gadis – gadis dalam The Romantics yang simple, indie, dan chic walaupun tidak semewah geng Carrie dan kawan – kawan dalam Sex And The City. Tata busana para pria yang bergaya preppy look dengan cardigan warna pastel juga bisa dikatakan bagus. The Romantics tidak terlalu saya rekomendasikan tetapi jika penasaran dengan akting Holmes atau ingin melihat pesona Josh Duhamel ya boleh dicoba.

Movie Score (2/5)

©writtenbyrioaditomo080511

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s