Music Review: Judas – Lady Gaga (Music Video Review)


Judas – Lady Gaga
(Song written by Stefani Germanotta & Nadir Khayat)
(Song produced by RedOne & Lady Gaga)
(Video directed by Lady Gaga & Laurieann Gibson)

Sudah lama saya tidak update blog tercinta ini karena kesibukan (pura – pura sibuk) yang mendera. Kali ini saya ingin mengulas video klip Judas dari Lady Gaga. Memang video klipnya sudah dirilis sejak 5 mei lalu di official vevo account Lady Gaga di You Tube dan lagu Judas ini pernah saya review di post sebelumnya (Baca: Music Review: Judas – Lady Gaga). Tetapi tidak ada salahnya toh mengulas video klip kontroversial yang satu ini.

Sebelum mulai mengulas tentang videonya saya memiliki sedikit informasi tentang lagu ini, Judas saat ini menjadi salah satu single Lady Gaga dengan perolehan chart Billboard Hot 100 terburuk di US karena hanya mampu bertengger di posisi 10 setelah perilisan. Awalnya saya tidak menikmati Judas tetapi lama kelamaan justru Judas ini menjadi racun di kepala saya dan memberikan efek adiktif untuk terus memutar lagunya. Bagian favorit saya adalah instrumen di bagian verse yang kental nuansa tribal/dub-step-nya tetapi ternyata bagian verse ini mengambil sample dari lagu WannaBe dari penyanyi pendatang baru Loli Lux yang dirilis 2010 lalu. Lagi – lagi Gaga terkena masalah plagiat tetapi mungkin tidak hanya Gaga yang disalahkan dalam hal ini karena RedOne sebagai produsernya juga ikut bertanggung jawab. Tetapi jika didengar hasil Judas malah lebih bagus dari WannaBe dan Loli sendiri walaupun awalnya agak keberatan sudah mengikhlaskan perihal plagiat ini dan merasa dia masih memiliki banyak materi baru yang lebih bagus intuk dirilis nantinya. Semoga Loli bisa menjadi next big thing atau tetap menjadi dancing diva underrated seperti Uffie. Berikut video Loli Lux – WannaBe (Untuk yang penasaran dengan kemiripan lagu ini dengan Judas).

Kembali ke ulasan video klip Judas, klip Judas ini disutradarai oleh Lady Gaga dan koreografernya Laurieann Gibson dan dibintangi oleh Gaga sebagai Maria Magdalena, Norman Reedus sebagai Judas, dan Rick Gonzales sebagai Yesus. Cerita video klip ini sebenarnya di ilhami oleh cerita antara Yesus, Maria Magdalena, dan Judas yang diangkat dari Alkitab. Terlepas dari cerita sesungguhnya, tema, dan simbol – simbol yang digunakan inilah sinopsis video klip Judas karya Lady Gaga dan RedOne ini. Video dimulai dengan sekelompok geng motor yang sedang berarak di jalanan, ada tokoh yang bernama Yesus yang sedang membonceng Magdalena yang dikejar oleh tokoh Judas. Komplotan geng motor akhirnya merapat ke sebuah bar bernama “Electric Chapel” dan selanjutnya video memperlihatkan Gaga dengan berbagai kostum dan make-up unik ciri khasnya termasuk riasan mata “Eye of Horus” ala Mesir sebagai simbol kemakmuran. Cerita ditutup dengan Gaga yang tidak mau menembak Judas dan berakhir mandi bersama Judas dan Yesus lalu Gaga (Maria Magdalena) di lempari batu oleh orang – orang sampai mati (mungkin mati).

Sejak awal saya sudah menuliskan bahwa saya hanya memberi sedikit gambaran dan sinopsis dari video klip Judas ini, mengenai makna video klip yang berkaitan dengan agama tertentu saya tidak bisa mengomentari. Saya hanya akan membahas video yang sempat di protes oleh komunitas agama Katholik ini secara universal. Melihat secara keseluruhan video klip Judas ini memang tidak se-megah video – video Gaga akhir – akhir ini seperti Bad Romance, Telephone, Paparazzi, Born This Way, atau yang bertema hampir mirip Alejandro. Tidak banyak yang bisa dinikmati dari video klip ini selain koreografi dan tarian Gaga dan para penarinya yang terlihat lincah dan fun. Dari segi make-up dan kostum tidak ada yang sangat menakjubkan sekali meskipun tetap unik khas Gaga termasuk pakaian bikini yang hampir di setiap video Gaga ada pakaian berunsur bikini. Wardrobe dan tone video Judas ini seperti mengingatkan kita pada video klip Telephone meskipun tidak ada kaitan cerita antara kedua video tersebut.

Jangan berharap melihat Gaga bisa berakting dengan ekspresi yang bagus karena lagi – lagi Gaga selalu gagal berakting dengan ekspresi datar yang sering diperlihatkannya. Ada adegan – adegan ganjil seperti saat arak – arakan motor yang membonceng Gaga adalah sosok orang berpostur besar menggunakan helm kemudian tiba – tiba berubah dengan sosok Yesus dengan hiasan kepala lalu saat sampai di Bar “Electric Chapel” kembali ke sosok lelaki bertubuh besar dan memakai helm. Tetapi semua bisa ditolerir karena Judas ini adalah debut penyutradaraan untuk Gaga dan untuk karya perdana menurut saya Gaga sudah sangat baik menggambarkan setiap adegan dengan makna – makna terselubung yang ingin disampaikan Gaga seperti lewat penggunaan riasan mata ala “Eye of Horus” yang digunakan Gaga dalam video ini.

Akhir kata walaupun chart lagunya mengecewakan dan video klipnya kalah epic dibanding video – video Gaga sebelumnya, Judas tetap menjadi karya yang enak didengar dan videonya menawarkan gerakan tari yang menyenangkan. Cheers for all the little monsters and for Mother Monster we’re waiting for music video of Edge of Glory. Silakan nonton videonya dibawah ini. See ya on the next post reader🙂

Judas Music Video Score (3,5/5)

©writtenbyrioaditomo260511

2 thoughts on “Music Review: Judas – Lady Gaga (Music Video Review)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s