Music Review: Killer Love – Nicole Scherzinger (Album)


Nicole Scherzinger | Killer Love | RedOne, Tricky Stewart, Boi-1da, & Rami | Interscope Records, A&M Records

the album is largely produced by RedOne, I wanted something explosive that could be staged live in a full performance and I needed music to match the intensity. That’s what he did. It’s raw, dangerous and big. That’s what I want to be on stage. It’s a different energy to Lady GaGa. The music is more rock, funk and soul inspired.
Nicole Scherzinger

Memulai karier sebagai penyanyi solo memang kadang – kadang sangat sulit sekali apalagi kalau citra seorang penyanyi sudah sangat lekat dengan grupnya yang terdahulu. Tidak semua penyanyi yang awalnya berkarier dalam sebuah grup mampu meretas karier solo yang sukses. Sebagai contoh ada Siobhan Donaghy yang dulunya sempat bergabung sebagai original member dari girl band Sugababes. Begitu keluar dari Sugababes dengan dua album yang materinya sangat mature dan well-produced tetap saja Siobhan tidak mampu membuat namanya berkibar bahkan hanya sekedar berkibar di negaranya sendiri yaitu Inggris. Ada Robbie Williams mantan vokalis dari boyband Take That yang mampu sukses besar di Inggris raya tetapi sulit untuk mendobrak pasar Amerika Serikat juga Ronan Keating yang sejak lepas dari Boyzone nasibnya tidak jauh berbeda bahkan lebih sulit dari Robbie. Lain halnya dengan bintang dari Amerika Serikat seperti Beyonce Knowles yang paska berpisah dari Kelly Rowland dan Michelle Williams yang tergabung dalam Destiny’s Child malah meraup sukses yang mahabesar atau Justin Timberlake mantan personil NSync yang sukses luar biasa tidak hanya di dunia musik bahkan sampai di bidang akting. Lalu bagaimana dengan nasib Nicole Scherzinger vokalis utama dari girlband yang sekarang sudah tidak jelas nasibnya, The Pussycat Dolls (PCD)?

Membicarakan The Pussycat Dolls pasti akan terbersit nama Nicole Scherzinger yang selalu tampil di depan, selalu menari paling berbeda, dan seakan – akan Nicole adalah The Pussycat Dolls itu sendiri dan teman – temannya seperti Jessica, Kimberly, Ashley, Melody, dan lainnya hanyalah penari – penari latarnya. Dengan selalu tampil paling mencolok di girl bandnya terdahulu membuat Nicole terlihat egois, terlalu perfeksionis, dan kurang low profile sehingga konon katanya (saya membaca di sebuah forum luar negeri) tidak terlalu disukai oleh orang – orang Amerika Serikat (pencinta musik disana). Bukti bahwa Nicole tidak disukai oleh pencinta musik di Amerika adalah gagalnya single – single solo Nicole yang sebelumnya pernah dirilis seperti Whatever You Like featuring T.I dan Baby Love featuring Will.I.Am. Gagalnya single – single Nicole tersebut masuk ke tangga lagu di Amerika Serikat di tahun 2007 berdampak pada album solonya, Her Name Is Nicole, tidak kunjung dirilis. Paska kegagalan tersebut Nicole kembali berkutat dengan The Pussycat Dolls pada tahun 2008 dan meraih sukses lagi bersama gadis – gadis seksi dalam The Pussycat Dolls dengan album Doll Domination.

Sebenarnya tidak ada yang salah menurut saya dari Nicole meskipun sudah tidak muda lagi Nicole masih terlihat seksi, bersuara unik, dan lagu – lagu seperti Whatever You Like juga Baby Love sangat saya sukai. Mungkin kembali ke diri Nicole yang sepertinya terlihat terlalu trying-so-hard-to-be-a-diva-an-to-look-sexy sehingga membuat banyak orang kurang menyukai gadis berdarah Hawaii ini. Tetapi sepertinya Nicole tidak patah semangat pada akhir 2010 lalu Nicole merilis single bertajuk Poison yang diproduseri oleh RedOne dengan video klip yang catchy mampu meraih sukses besar tetapi lagi – lagi bukan di Amerika Serikat namun bergema di daratan Eropa. Melihat pasar yang cukup besar di Eropa membuat Nicole melenggang percaya diri merilis single Don’t Hold Your Breath yang pernah dibuat demonya oleh Keri Hilson dan Timbaland. Single Don’t Hold Your Breath meraih sukses di yang sangat besar di UK hingga akhirnya Nicole memutuskan untuk merilis album debutnya Killer Love di UK ketimbang berpusing –pusing menembus pasar Amerika sana.

Pada 25 Maret 2011 lalu Nicole merilis album Killer Love yang berisi 14 lagu dan kebanyakan lagu dari album Killer Love ini diproduseri oleh RedOne dibantu beberapa musisi lainnya seperti Tricky Stewart, StarGate, Jim Jonsin, Boi-1da, Rami, dan The Dream. Melihat musisi – musisi yang terlibat di dalam album Killer Love ini sepertinya menjadi jaminan bahwa Killer Love akan menjadi sebuah album dengan value tersendiri. Didominasi oleh lagu – lagu eurodance membuat album Killer Love ini sukses meraup keutungan di dataran Britania Raya dan berbagai negara di Eropa.

Dibuka dengan tembang Posion yang menggelegar dengan vocal prima dari Nicole juga sentuhan Eurodance dengan sentuhan synthesizer yang powerfull membuat lagu Posion ini mampu membuka Killer Love dengan baik dan menggambarkan keseluruhan isi albumnya. Disambung dengan Killer Love yang bernuansa Eurodance 90’an tidak jauh berbeda dengan Posion. Lalu Don’t Hold Your Breath yang catchy dengan sentuhan electropop yang easy-singing dan easy-listening. Right There di track keempat membawa sedikit nafas Amerika di album ini dan dijadikan single pertama yang dirilis di Amerika Serikat dengan bantuan rapper 50 Cent. Right There sangat khas Nicole di Pussycat Dolls dulu dan sangat cocok dengan warna suara Nicole meskipun terdengar sedikit gaya bernyanyi Rihanna di dalamnya. Track selanjutnya You Will Be Loved yang unik dan klasik seperti lagu di album Doll Domination, sangat The Pussycat Dolls sekali dan sedikit mengingatkan pada chorus Baby Love milik Nicole. Track 6 ada Wet sebuah tembang yang diproduseri oleh StarGate, lagu ini seperti Just Dance milik Lady Gaga yang dicampur dengan Only Girl dan S&M milik Rihanna. Say Yes di track 7 terdengar seperti tipikal lagu yang cocok masuk dalam tracklist album Femme Fatale milik Britney Spears.

Club Banger Nation di track 8 adalah club anthem dengan sentuhan techno dan house 80’an ditambah  koor yang dark. Power’s Out sebuah single ballad yang diambil dari materi album Her Name Is Nicole dengan bantuan Sting dan iringan heavy-bass line membuat harmoni yang cukup bagus dalam lagu ini. Desperate di track 10 sangat terdengar 80’an sekali dengan sentuhan sedikit New-Wave Sound. Track 11 ada Everybody yang agak membosankan dengan ambience 90’an pada soundnya. Tidak lupa di track 12 Nicole menyisipkan versi remix dari lagu Heartbeat yang dinyanyikan bersama Enrique Iglesias yang sangat terasa sentuhan synthpop disana. Casualty, lagu ballad yang lagi – lagi musiknya terdengar sangat khas Pussycat Dolls sekali tetapi cukup bagus dan enak didengar. Terakhir lagu AmenJena yang dibalut dengan piano akustik yang sederhana tetapi cantik dan mampu menonjolkan kekuatan vocal Nicole yang memang tidak perlu diragukan lagi. AmenJena sebuah track penutup yang indah dari album Killer Love ini.

Secara keseluruhan album Killer Love versi Eropa ini memang cocok untuk kuping orang – orang Eropa yang menyukai genre musik Eurodance tidak heran album ini cukup sukses di pasaran. Sayangnya menurut saya album ini terlalu banyak menggunakan auto-tune sehingga vocal Nicole yang sebenarnya bagus jadi terdengar aneh ditambah lagu – lagu asal hits yang kurang menunjukkan karakter Nicole Scherzinger secara keseluruhan membuat album ini kurang greget. Tetapi dengan bank hits di album ini cukup baik untuk permulaan bagi Nicole untuk memulai karier solonya karena jika diundur – undur terus Nicole sudah semakin tua dan makin banyak pesaing – pesaing yang lebih muda dan berbakat.

Nicole di album ini memang terdengar seperti another Rihanna or Britney Spears. Kabarnya album versi US akan segera di rilis dengan tracklist yang berbeda ditambah keikutsertaan musisi – musisi yang secara musikalitas lebih “Amerika” seperti Ne-Yo, R.Kelly, Harvey Mason Jr, 50 Cent, dan Snoop Dogg. Semoga saja album Killer Love versi Amerika memang benar – benar akan dirilis dan semoga albumnya nanti bisa membuat nama Nicole bisa diterima sebagai penyanyi solo di Amerika Serikat walaupun tanggapan pesimis juga datang dari penggemar Nicole di Amerika Serikat sana. Will Killer Love become a massive hits or massive flop? We’ll see but this Europe Version of Killer Love is Quite Good.

Tracklist:

1. Poison
2. Killer Love
3. Don’t Hold Your Breath
4. Right There
5. You Will Be Loved
6. Wet
7. Say Yes
8. Club Banger Nation
9. Power’s Out Feat. Sting
10. Desperate
11. Everybody
12. Heartbeat Feat. Enrique Iglesias
13. Casualty
14. AmenJena

Album Score (3/5)

©writtenbyrioaditomo080611

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s