Author’s Pick: 40 Best Album of 2012 Part 1 (40 – 21)


Header 40 - 21

Puji syukur akhirnya saya bisa menyelesaikan daftar akhir tahun untuk kategori album terbaik versi #writtenbyrioaditomo. Memang pengerjaan daftar akhir tahun kali ini cukup banyak Delay dan hambatan karena satu dan lain hal termasuk salah satunya adalah kegalauan saya dalam memilih dan mengurutkan album – album yang telah saya nikmati sepanjang tahun. Tahun ini saya mengumpulkan hampir 100 album periode Desember 2011 hingga November 2012 dan akhirnya terpilih 40 album yang menurut saya secara kualitas memang mumpuni termasuk dari segi konsep, materi, aransemen, dan masih banyak lagi Plus tentunya selera pribadi saya. Daftar 40 album terbaik versi #writtenbyrioaditomo akan dimuat dalam dua bagian. Kali ini mari kita tengok daftar bagian pertama dari posisi 40-21. Enjoy!

40 - 31

40. Perfectly Imperfect – Elle Varner

Penyanyi pendatang baru, Elle Varner, berhasil membawa kembali kenangan saya terhadap musik Pop/R&B yang begitu manis dan lugu namun berkualitas seperti yang sering saya dengar di awal 2000-an sebelum Genre musik lain begitu besar mempengaruhi ke-khas-an R&B itu sendiri. Semua lagu di album ini Effortlessly Pretty & Fun. No Gimmick, hanya kualitas vokal dan rentetan notasi yang Ear-Catchy yang ada di dalam album ini sehingga terkesan Pure dan cantik.

Favorite Tracks: Only Wanna Give It To You & Refill

39. Write Me Back – R. Kelly

Penyanyi senior ini memang selalu tahu bagaimana membuat sebuah album yang bagus. Kali ini Ia membawa pendengar ke Era Retro-Motown yang Soulful dan Jazzy A la Stevie Wonder dengan konsep yang ceria tapi Ia juga masih menyelipkan beberapa lagu R&B yang menjadi ciri khasnya. Feelin’ Single Is Definitely My Favorite Track From This Album karena menggambarkan keseluruhan album ini.

Favorite Tracks: Feelin’ Single & Share My Love.

38. Unapologetic – Rihanna

Saya salut kepada Rihanna dan timnya yang selalu dengan cerdas memilih produser, konsep, dan materi yang cocok untuk menonjolkan kemampuan penyanyi eksotis ini. Unapologetic bagi saya seperti penyempurnaan dari Rated R & Talk That Talk dengan tema yang sama tetapi lebih matang. Jika saja Rihanna mau sedikit berlama – lama di studio saya yakin hasilnya akan jauh lebih bagus dari ini. Paruh kedua album ini sungguh luar biasa karena mampu mengeksplorasi keunikan Timbre Riri.

Favorite Tracks: Jump & Stay (Featuring Mikky Ekko)

37. Armor On – Dawn Richard

Dawn Richard bukan nama baru, Ia adalah pentolan Girlband buatan Diddy, Danity Kane. Lepas dari Danity Kane dan lalu lepas juga dari Diddy membuat Ms. Richard akhirnya berani merilis materinya sendiri. Ia mengusung R&B dengan sajian elektronika dan Beat Drum dinamis yang mencolok dan tentunya musikalitas yang lebih matang. Sekilas terdengar seperti Emeli Sande & Brandy dalam balutan lebih Urban dan Modern.

Favorite Tracks: Bombs & Faith.

36. Express Yourself (EP) – Diplo

Diplo sukses merangkum enam buah lagu hebat dalam mini album terbarunya ini. Dengan cerdas Ia mengharmonisasikan Dubstep, Techno House, Reggae, dan Hip-Hop ke dalam sebuah sajian yang ‘Diplo’ banget! Tidak heran DJ yang satu ini berhasil mendapatkan nominasi Grammy dalam kategori Best Producer berkat karya – karyanya yang memang berkualitas. I Enjoy Each And Every Track of this EP. Salah satu Moodbooster saya tiap pagi. Dancey!

Favorite Tracks: Express Yourself (feat. Nicky Da B) & Barely Standing (feat. Datsik & Sabi).

35. Push And Shove – No Doubt

No Doubt Is BACK!! Gwen Stefani dan kawan – kawan kembali dengan sebuah album yang begitu solid secara materi musik. Mereka tidak hanya menawarkan lagi Ska, Rock, Raggae, dan New Wave yang selama ini erat di tangan mereka tetapi juga meng-Upgrade musik mereka sehingga tidak terkesan usang. Hebatnya keempat personil Band nyentrik ini masih memiliki Energi dan semangat yang sama seperti saat masa kejayaan mereka.

Favorite Tracks: Looking Hot & Undone.

34. Looking 4 Myself – Usher

Dari sekian banyak penyanyi R&B pria yang melakukan Cross-Genre dengan musik lain khususnya Electronic-Dance-Music rasanya baru Usher yang mampu melakukannya dengan amat sangat baik. Dalam Looking 4 Myself Usher mengajak berbagai produser dan DJ Multi-Genre untuk membuat sebuah evolusi bermusik dalam kariernya dan saya yakin Usher cukup bijak membiarkan para produser itu bereksperimen sehingga hasilnya memang memuaskan, tidak melulu Club Banger generik tetapi justru lebih bermutu.

Favorite Tracks: Climax & Dive.

33. The 2nd Law – Muse

Sejak keberhasilan formula Pop Rock di album Black Hole And Revelations agaknya membuat Muse terus berada di zona nyaman mereka. The 2nd Law juga masih mengarah ke direksi musik yang sama dilengkapi dengan imbuhan elektronika dimana – mana namun meskipun bermain di ranah yang cenderung Pop tidak membuat Muse kehilangan identitas British Rock yang selama ini menjadi jati diri mereka. Still, This One Is So Cool.

Favorite Tracks: Madness & Explores.

32. III – Crystal Castles

III adalah album elektronika yang gelap dan beberapa Track malah cenderung depresif tetapi semuanya tetap menyenangkan untuk dinikmati. Crystal Castles masih mengusung Lo-Fi Electronica dengan pengaruh Experimental, Witch-House dan Dream-Pop namun dalam III mereka tampil lebih matang dengan konsep lebih Dark dan tema yang menyentuh area religius. Turn Up The Volume And Ready To Dance In The Dark.

Favorite Tracks: Plague & Wrath of God.

31. Love After War – Robin Thicke

Setelah Talk Too Much About Sex dalam album Sex Therapy yang menurut saya menjadi album Masterpiece-nya, dalam Love After War Robin Thicke tampil lebih Bright dengan musik yang lebih Basic dan kaya instrumen organik seakan mengembalikan lagi Blue Eyed Soul yang Classic yang pernah Ia suguhkan di awal – awal kariernya. Album ini menyenangkan karena Thicke dengan apik mengemas lagu – lagu yang formulanya sangat klise tanpa menjadi membosankan. Dan bagusnya sisi romantis dan seksi Robin Thicke tetap terjaga dengan baik.

Favorite Tracks: Love After War & All Tied Up.

30 - 21

30. The Bravest Man In The Universe – Bobby Womack

Penyanyi gaek yang satu ini berhasil membuktikan bahwa He’s The Bravest Man In The Universe dengan meluncurkan album Comeback yang materi musiknya cukup eksperimental dari Discography terdahulunya. Bobby menggaet musisi muda untuk memberi sentuhan modern pada musik Soul-nya dan hasilnya sebuah Electrosoul yang unik dan patut disimak. Coba dengarkan duet apiknya bersama Lana Del Rey dalam Dayglo Reflection yang terdengar Classic tapi sekaligus Urban.

Favorite Tracks: Dayglo Reflection (Featuring Lana Del Rey) & Love Is Gonna Lift You Up.

29. Trilogy – The Weeknd

Merilis tiga buah Mixtape lalu dikompilasikan dalam sebuah Debut album komersial memang cukup riskan tetapi The Weeknd berhasil melakukan hal tersebut. Dalam Trilogy Ia memamerkan kecerdasannya meracik dan mengolah lirik, komposisi, dan aransemen. Album ini memperkenalkan saya kepada Hipster R&B yang sesungguhnya yang lebih kompleks dengan banyak pengaruh musik di dalamnya. Meskipun durasinya panjang tetapi tiap Track terjaga kualitasnya. Thumbs Up untuk talenta luar biasa dari The Weeknd.

Favorite Tracks: Wicked Games & The Zone (Featuring Drake).

28. Home Again – Michael Kiwanuka

Home Again adalah debut album dari penyanyi muda pemenang Polling BBC’s Sound of 2012, Michael Kiwanuka. Penyanyi yang vokalnya sekilas mirip Bobby Womack ini mengusung musik Soul dengan pengaruh Folk yang cukup kental dan Genre musik tersebutlah yang membuat Home Again mampu mencuri hati saya. Album ini mengalun begitu manis dari awal hingga akhir dan sekaligus memberi efek yang menyejukan telinga, hati, dan pikiran.

Favorite Tracks: I’m Getting Ready & Bones.

27 Master of My Make Believe – Santigold

Dalam album keduanya ini Santigold lebih banyak mengadopsi bunyi – bunyian elektronika dibandingkan Santogold yang lebih terkesan Rock-nya. Tidak salah memang karena ciri khas Santigold tetap terpancar dalam album ini. Santigold juga berhasil membuat sebuah Ballad Mid-Tempo yang begitu manis di album ini bertajuk The Riot’s Gone sayangnya di beberapa Track Santigold tetap terdengar sebelas dua belas dengan M.I.A.

Favorite Tracks: Disparate Youth & Freak Like Me.

26. Our Version of Events – Emeli Sande

Gadis yang satu ini hadir dengan penuh percaya diri ke kancah musik dengan talenta yang luar biasa tak hanya di bidang menyanyi namun juga penulisan lagu. Our Version of Events adalah bukti nyata betapa besarnya talenta Emeli Sande. Ia mampu membuktikan bahwa julukan sebagai Promising New Act memang pantas Ia sandang. Lagu – lagu Ballad yang digubah Emeli Sande mampu dengan baik menyentuh hati saya dan meninggalkan kerinduan untuk menikmati terus lantunannya dan bergalau ria.

Favorite Tracks: My Kind of Love & Hope.

25 Radio Music Society – Esperanza Spalding

Sungguh menyenangkan mendengarkan Radio Music Society di suasana malam romantis bersama keluarga atau pasangan karena musik yang diolahnya mampu memberi efek kehangatan yang intim. Esperanza Splading begitu cantik mengalunkan berbagai notasi dalam iringan musik Jazz yang klasik dan berkelas. Tengok saja bagaimana Ia menyulap lagu I Can’t Help It milik Michael Jackson menjadi begitu kental nuansa Jazz-nya dengan aransemen yang lebih rumit dari versi aslinya.

Favorite Tracks: Radio Song & I Can’t Help It.

24 Shrines – Purity Ring

Band beraliran Dream Pop ini tampil begitu mengesankan di album debutnya ini. Shrines bermuatan Pop yang kreatif dengan pengaruh Synthpop dan Witch-House yang cukup kental namun dipresentasikan dalam tema yang Bright dan Fun. Sound yang ditawarkan Purity Ring juga begitu segar di telinga saya mungkin karena di produksi dengan cukup detail dengan proses Mixing yang sempurna sehingga bunyi – bunyian terdengar pas dan tak memekakan telinga. Very Well-Produced Indie Pop Album.

Favorite Tracks: Belispeak & Fineshrine.

23 Coexist – The XX

Duo Indie Pop asal Inggris ini tampil lebih tenang dengan musik yang lebih gelap dengan unsur Dark-Electro di album kedua mereka, Coexist. Instrumen yang minimalis  di album ini mungkin salah satu faktor yang membuat album ini menjadi lebih melankolis. To Be Honest saya jauh lebih menyukai Sound dan lagu – lagu mereka di album pertama daripada Coexist. Tetapi Coexist tetap menjadi sebuah album yang layak didengarkan.

Favorite Tracks: Angels & Chained.

22 Some Nights – fun.

Tahun 2012 sepertinya menjadi tahun milik fun. berkat kesuksesan Single We Are Young yang menjadi Massive Hits di seantero dunia. Some Nights Basic-nya adalah sebuah album Rock Alternative yang mengadopsi Rock A la Queen dan The Beatles namun sang vokalis dengan cerdas mengajak Jeff Bhasker untuk membantu produksi album ini sehingga terciptalah sebuah formula musik yang begitu cocok dengan karakter Band ini. Jadilah Some Nights sebagai album Rock Alternative dibalut dengan Beat Hip-Hop A la Kanye West dalam album My Beautiful Dark Twisted Fantasy. Catchy!

Favorite Tracks: We Are Young (Featuring Janelle Monae) & Some Nights.

21 Red – Taylor Swift

Mendengarkan Red membuat saya menjadi semakin jatuh cinta kepada Taylor Swift karena Ia dengan bijaksana mau berkompromi dengan jenis musik lain tanpa menghilangkan cita rasa Country Pop yang selama ini Ia sandang. Selain bereksplorasi dengan berbagai jenis musik dari Rock, Dubstep, hingga Bubblegum Pop , dalam Red Taylor Swift menunjukan pendewasaan dalam bermusik juga dalam penulisan lirik lagu yang semakin baik meskipun lebih banyak menceritakan kegagalan cinta. Tak heran album ini menjadi album dengan penjualan terlaris di Amerika Serikat selama satu dekade terakhir.

Favorite Tracks: Begin Again & State of Grace.

>Bersambung ke Part 2: Click Here<

2 thoughts on “Author’s Pick: 40 Best Album of 2012 Part 1 (40 – 21)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s