Author’s Pick: 25 Best Song of 2012


Header

Akhirnya rampung juga rangkaian daftar dalam kategori #AuthorsPick di Blog #writtenbyrioaditomo sebelumnya saya sudah memberikan daftar video klip terbaik di tahun ini juga daftar album terbaik yang semua merupakan pilihan Author Blog #writtenbyrioaditomo yakni saya sendiri. Di daftar terakhir ini saya telah merangkum 25 besar lagu – lagu terbaik tahun ini yang memenuhi Playlist saya selama Desember 2011 hingga November 2012. Sulit juga memilih 25 lagu ini karena saya mengumpulkan hingga hampir seratus lagu yang wara – wiri di Playlist saya sepanjang tahun dan semuanya bagus – bagus. Selamat untuk yang terpilih dalam 25 besar ini karena mereka yang memiliki Impact paling kuat di telinga saya. Well, tanpa berpanjang lebar lagi. Here’s Author’s Pick: 25 Best Song of 2012.

25 Jangan Parkir – Gamal & Audrey Tapiheru

Album Gamal Audrey Cantika alias GAC memang sebuah album Pop Indonesia yang patut diapresiasi karena berisi lagu – lagu Pop yang Fun dan Ear-Catching salah satunya Jangan Parkir ini. Lagu yang dibawakan Duo The Tapiherus (Gamal & Audrey Tapiheru) ini sukses membuat saya terhipnotis dengan notasinya yang begitu adiktif. Jika K-POP memiliki Op Op Oppan Gangnam Style, Indo-Pop mempunyai Op Op Op Op Para Para Jangan Parkir Dihatiku. Lagu ini unik dengan lirik yang awalnya terkesan norak tetapi lama – lama jadi Cute. Gamal & Audrey membawa nuansa R&B dengan aksen Electropop dengan Sample lagu Pitbull, I Know You Want Me. ASIK!!

24 New Day – Alicia Keys

Mungkin New Day adalah Track yang paling segar yang pernah dibawakan Alicia Keys sepanjang karier bermusiknya. Saya sepertinya belum mendengar karya Alicia Keys yang begitu Anthemic, riang, dan Dancey. Cara bernyanyi Alicia Keys juga terdengar seperti Rihanna apalagi di bagian Eh Eh Eh Eh sehingga memberi warna baru yang menarik tetapi tanpa kehilangan jati diri Alicia Keys yang sudah begitu melekat selama ini. New Day sangat cocok didengarkan di pagi hari sebagai penyemangat karena Beat Up Tempo yang ditawarkan juga diberi muatan lirik yang Empowering.

23 My Girl – NaUl

Ketika Idol K-POP berbondong – bondong mencekoki saya dengan berbagai lagu Pop yang kreatif, NaUl hadir di Playlist saya dengan sebuah konsep musik yang klasik namun memikat. Mendengarkan My Girl seolah – olah mendengarkan lagu Motown Soul Michael Jackson di Era album Off The Wall dan Thriller di awal 80-an juga nuansa Jazz 90-an yang begitu menyenangkan. Beberapa bagian instrumen dan komposisi lagunya membuat saya menerawang ke masa saya kecil ketika lagu – lagu semacam ini sering terngiang di telinga saya lewat musik yang sering diputar Almarhum ayah saya.

EXO-K-MAMA

22 MAMA – EXO-K

MAMA menjadi lagu K-POP yang paling sering saya dengarkan selama setengah tahun ini sejak perilisannya di bulan April 2012. Entah apa yang membuat saya begitu tergila – gila dengan lagu ini . Kemegahan musik, talenta personil, dan nuansa kelam yang diusung EXO-K dalam MAMA adalah salah satu nilai Plus ditengah – tengah Boyband K-Pop lainnya yang berjibaku dengan konsep jalanan dengan lagu bertema cinta. Jalinan musik Electronica yang berbaur bersama unsur Rock dan Strings dalam MAMA mampu memberi kesan megah apalagi ditambah dengan aransemen dan performa vokal yang kuat juga sahut – sahutan Choir yang kolosal membuat MAMA menjadi sebuah karya yang istimewa. Ke sampingkan makna liriknya yang banyak direlasikan dengan Illuminati, nikmatilah karya ini dari segi yang positif.

21 That XX – G-Dragon

Suara unik G-Dragon dan Skill Rapping yang Oke berbaur dalam balutan petikan gitar akustik yang mendominasi lagu ini. That XX merangkum sebuah kisah yang pahit soal cinta yang tak terbalas kepada seorang wanita yang malah jatuh cinta pada pria yang salah. Diluar makna lagunya yang memang menyedihkan, That XX memiliki struktur dan komposisi musik yang sangat unik apalagi di ranah K-POP. G-Dragon mampu membuktikan bahwa Ia memang seorang yang bertalenta besar tak hanya nge-Rap tapi juga menggubah lagu dan menulis lirik dengan baik.

20 Sweet Nothing – Calvin Harris Featuring Florence Welch

Bermula dari proyek Remix lagu Spectrum karya Band Baroque Pop, Florence + The Machine, bersama dengan DJ Calvin Harris yang hasilnya mendapatkan sambutan hangat kini giliran Florence Welch, sang Frontwoman Band tersebut yang membantu proyek album terbaru Harris, 18 Months. Dalam Sweet Nothing, Welch masih memberikan performa vokal yang luar biasa namun kali ini vokal Powerhouse-nya dibalut dalam musik Electronic-House yang kental A la Calvin Harris dan hasilnya sungguh hebat dan unik. Liriknya sendiri memang galau penuh kemarahan namun Florence Welch mampu menggambarkan emosi lagu ini dengan sangat  baik lewat kemampuan olah vokalnya dan cara bernyanyinya yang mampu bercerita dengan jelas.

19 Euphoria – Loreen

Tembang Euphoria berhasil menjuarai ajang Eurovision Song Contest 2012, sebuah ajang musik terbesar di tanah Eropa. Loreen dengan lagu Euphoria ini mampu mengalahkan deretan konstestan lainnya salah satunya Anggun yang mewakili Perancis. Euphoria memang pantas mendapatkan gelar Eurovision karena lagunya memang sangat adiktif dengan aransemen Trance yang kelam dan penampilan artistik Loreen juga vokalnya yang mantap dan bertenaga.  Lagu ini menjadi salah satu yang sering wara – wiri di Playlist saya sepanjang tahun. Sungguh menyenangkan ketika mendengarkan musik Eurodance dari Swedia yang memang sangat keren.

Crystal-Castles-3

18 Plague – Crystal Castles

Tak bisa menghilangkan ingatan saya ketika pertama kali menyukai lagu ini karena sebuah Fanmade Video yang kemudian mencuri perhatian banyak orang. Ya, sebuah Fanmade Video berisi lagu Plague milik Crystal Castles yang disinkroniasikan ke dalam sebuah adegan legendaris dari film Psychological Thriller yang Cult, Possession (1981). Dengan efek Lo-Fi yang digunakan memang menjadi sulit menangkap maksud lagu ini lewat lirik lagunya tetapi instrumen dan komposisi musiknya sudah memberi banyak asupan yang menarik untuk disimak.

17 My Kind of Love – Emeli Sande

Emeli Sande adalah satu dari sekian penyanyi yang mampu dengan baik memberi jiwa pada lagu – lagu Ballad termasuk salah satunya pada lagu My Kind of Love ini. Dengan penuh penghayatan Emeli Sande melantunkan tiap notasi dan bait – bait lirik yang begitu menyentuh hati sehingga membawa saya untuk merasakan emosi dan kisah lagu ini.  Iringan Choir di akhir lagu juga menambahkan kesan yang kelam dan sekaligus menegaskan kemegahan lagu ini meskipun didasari dengan pondasi instrumental yang sederhana.

16 Reunion – M83

Reunion adalah  Single kedua M83 dari kantung album Hurry Up, We’re Dreaming yang dirilis di United Kingdom pada medio Februari 2012. Nuansa Post-Punk dan New Wave terasa sangat kental mempengaruhi lagu ini. Semangat 80-an yang M83 usung dalam lagu ini meninggalkan kesan yang sangat menarik di benak saya seperti mendengarkan lagu dari Band – Band di Era yang menurut saya keren meski tidak pernah berada di Era tersebut. Salah satu Moodbooster saya di pagi hari.

15 Wildest Moments – Jessie Ware

Lagu Ballad yang satu ini mengingatkan saya pada masa kejayaan Ballad Pop wanita di akhir 80-an dan awal 90-an. Jessie Ware membawa kembali semangat Ballad yang begitu saya rindukan, mungkin terakhir Leona Lewis dalam Bleeding Love mengusung warna yang sama tetapi rasanya berbeda. Kekhasan vokal Jessie Ware berbaur dalam irama Drum yang tegas dan dinamis mampu memberikan nafas yang begitu cantik.

14 Laura – Bat For Lashes

Laura adalah sebuah lagu Piano-Driven-Ballad dalam nafas Baroque Pop yang sangat Haunting. Lagu ini berkisah tentang Bat For Lashes sebagai sahabat yang sedang menenangkan hati Laura, seorang gadis popular yang sedang dalam kegalauan dan krisis identitas karena saat semua orang beranjak dewasa dan meninggalkan semua hedonisme masa muda, Laura masih tak rela meninggalkan zona nyamannya sebagai seorang bintang di masa kejayaannya. Komposisi yang sederhana, lirik yang menyentuh, dan vokal Natasha Khan yang berkarakter mampu menciptakan sebuah melankolia yang begitu kelam namun cantik.

13 Stay – Rihanna Featuring Mikky Ekko

Bisa jadi Stay adalah sebuah karya yang paling berbeda dalam Discography Rihanna. Dengan berani Ia mengambil resiko membawakan sebuah Pop Ballad bersama dengan penyanyi Indie sesuatu yang tidak pernah Ia lakukan sebelumnya, bukan? Stay memiliki komposisi yang sederhana hanya diiringi dentingan piano dan gitar hal ini tentu saja mampu menampilkan kemampuan vokal Rihanna yang selama ini disepelekan banyak orang. Thanks To Justin Parker untuk lagu yang begitu pas dengan karakter Rihanna.

JaiPaul

12 Jasmine – Jai Paul

Rasanya baru Jai Paul yang mampu memikat para kritikus dan penggemar musik lewat lagu versi Demo hingga Level tertinggi. Jasmine adalah sebuah lagu Demo yang Jai Paul Post di laman Soundcloud-nya. Penyanyi asal Inggris ini menarik perhatian lewat lagu yang hebat meskipun hanya versi Demo. Riff gitar dan sentuhan Synthesizer dalam lagu ini begitu mendominasi menghasilkan komposisi yang Dark tetapi begitu Ear-Catching. Gaya bernyanyi Jai Paul yang mengadopsi Falsetto A la Prince dengan menambahkan teknik Lo-Fi dan Echo-Pop yang akhirnya membuat Jasmine menjadi sebuah Track yang Chilling sekaligus menghentak di beberapa bagian.

11 Bitch, Don’t Kill My Vibe – Kendrick Lamar

Bitch Don’t Kill My Vibe mempunyai Hook yang begitu adiktif di kepala saya tahun ini bersama dengan Hook No Church In The Wild milik Jay Z, Kanye West dan Frank Ocean hingga tak sengaja saya sering bergumam ‘I’m A Sinner, Who’s Probably Gonna Sin Again. Lord Forgive Me Things I Don’t Understand. Sometimes I Need To Be Alone. Bitch, Don’t Kill My Vibe!’.  Lagu ini mungkin salah satu Track paling kuat dari kantung album perdana Kendrick Lamar. Bitch, Don’t Kill My Vibe dibawakan dengan santai diiringi Beat Hip-Hop yang Laid-Back dan di beberapa bagian ditambahkan sedikit Strings Section yang memberi kesan klasik seperti pada lagu – lagu Rapper Twista dan Kanye West di awal kariernya.

10 Runaways – The Killers

The Killers semakin mantap menegaskan bahwa mereka memang layak berdiri sampai sekarang ketika Band – Band sejawatnya di Era Post-Punk yang ramai di tahun 2004 kini sudah kehilangan tajinya. Runaways adalah salah satu karya yang memperkuat posisi mereka saat ini karena menunjukan Progress dan proses kreatifitas bermusik The Killers yang semakin berkembang. Tanpa kehilangan semangat Post-Punk yang sejak awal mereka usung, Runaways tampil lebih dewasa dengan pengaruh New Wave dan Heartland Rock yang kental. Empat tahun vakum tidak membuat Brandon Flowers kehilangan ciri khasnya  dalam bernyanyi karena disini Ia kembali dengan vokal khasnya malah rasanya  lebih matang seakan – akan menegaskan bahwa Ia dan kawan – kawannya sudah sangat siap kembali di kancah musik.

09 Losing You – Solange Knowles

Solange Knowles berhasil membuat saya jatuh cinta pada Losing You sejak pertama kali mendengar lagu ini di akun Youtube-nya. Losing You adalah sebuah lagu yang seharusnya berirama sedih karena liriknya bercerita tentang seorang wanita yang mengiba karena diputuskan kekasihnya setelah lama berpacaran namun Solange dan Dev Hynes mempresentasikan lagu ini dalam nuansa yang Fun & Fresh dengan balutan Synth-Pop dan New Wave 80-an yang amat kental. Dengan lagu ini Solange sepertinya memantapkan Image-nya untuk lepas dari nama besar keluarganya dan berdiri di atas identitas serta warna dan musiknya sendiri.

08 Breakn’ A Sweat – Skrillex Featuring The Doors

Kolaborasi yang sangat apik disajikan dua musisi lintas generasi, yang satu adalah Band beraliran Rock yang legendaris dan satunya lagi adalah jawara Dubstep masa kini. Ya, The Doors dan Skrillex menyuguhkan sebuah karya yang hebat bukan hanya sekedar Dubstep tapi juga ada sentuhan Progressive House yang mengadopsi EDM (Electronic Dance Music) yang bersinergi dengan Rock. Well, entah ini pemikiran saya saja pada awal bagian lagu ini sepertinya Skrillex terinspirasi dari musik Dangdut Retro Era 70-an khas H. Rhoma Irama. Tetapi apapun itu lagu ini keren banget!

grimes2

07 Oblivion – Grimes

Um, Well I Don’t Really Know What The Song Is All About But Oblivion Is Definitely One of My Favorite Song In 2012. Claire Boucher alias Grimes membuat saya terperangah dengan keunikan Sound yang ditawarkannya dalam album Visions termasuk salah satunya pada Track Oblivion yang paruh akhir lagunya tak berhenti menghantui otak saya seakan – akan menari – nari meminta untuk terus memutar lagu berdurasi empat menit ini. Oblivion tampil dengan komposisi nada yang Catchy ditambah vokal Grimes yang menggemaskan semakin menambah rasa gregetan pada lagu ini apalagi mendengar bermacam bunyi – bunyian elektronik aneh namun sangat menyenangkan.

06 National Anthem – Lana Del Rey

Bingung rasanya memilih lagu LDR yang mana yang akan saya masukan ke dalam List terbaik versi #writtenbyrioaditomo tahun ini sampai akhirnya National Anthem lah yang terpilih. National Anthem dimulai dengan Strings Section yang mengingatkan pada lagu Bittersweet Symphony milik The Verve seolah – olah mempertegas nuansa sebuah National Anthem secara harafiah kemudian memasuki Verse LDR menyajikan Hip-Hop Beat seraya menyanyi sambil setengah Rapping dan menimbulkan kesan seksi. Lagu ini mengajak pendengarnya memasuki realitas kehidupan masa kini yang berorientasi pada uang sebagai sumber kehidupan dan kebahagiaan. Dengan cerdas Lana Del Rey menuliskan lirik yang sebenarnya satir dan menyedihkan namun dalam formasi yang sangat Sophisticated. ‘Money Is The Reason We Exist, Everybody Knows It’s A Fact. Kiss Kiss.’.

05 No Church In The Wild – Jay Z & Kanye West Featuring Frank Ocean

Lagu ini diambil dari kantung album Watch The Throne yang rilis akhir tahun lalu dan Single-nya sendiri baru dirilis pada Maret 2012. Jika membahas soal teologi dan sisi keagaman untuk lagu ini tentu saja akan berakhir dengan sebuah pemikiran yang tersegmentasi dan mungkin menyeret – nyeret soal Illuminati dan New World Order maka dari itu saya lebih menyukai membahas lagu ini dari sisi notasi dan aransemennya yang menurut saya sangat adiktif. Terlepas dari makna liriknya, bagian Hook yang dinyanyikan Frank Ocean adalah salah satu yang brilian tahun ini karena selalu menggoda saya untuk Sing-A-Long, “Human Beings In The Mob, What’s A Mob To A King? What’s A King To A God? What’s A God To A Non-Believer? Who Don’t Believe In Anything.”.

04 Skyfall – Adele

“This Is The End, Hold Your Breath And Count To Ten” suara lirih Adele memulai lagu Skyfall dengan amat cantik, ditemani dentingan piano yang kemudian bersautan dengan Riff gitar hingga ketika memasuki bagian Chorus Skyfall berubah menjadi sajian megah dengan ornamen orkestrasi yang Brassy hingga terdengar harmonis dan dramatis. Sebagai lagu tema film James Bond seri terbaru, Skyfall adalah sebuah momentum terbaik kembalinya ciri khas lagu Bond yang belakangan ini sudah tidak terdengar di lagu – lagu tema Bond di Era 2000-an. Skyfall yang digarap dengan amat baik oleh Adele dan Paul Epworth benar – benar menawarkan notasi – notasi klasik yang Soulful lengkap dengan aksen orkestra yang sangat Match dengan citra lagu tema James Bond selama ini. Ya, Adele dan Skyfall memang megah dan memikat.

03 Gloomy Sunday – Sarasvati Featuring Trah Project

Selalu ada porsi untuk musik tradisional Sunda dalam album Sarasvati, jika dalam Story of Peter ada Bilur yang mengadopsi aransemen musik tradisional tanah Pajajaran lengkap dengan iringan tembang yang mengalun penuh keindahan dalam Mirror adalah Gloomy Sunday yang disuntikan muatan kecapi, gamelan, dan rebab tradisional. Dalam lagu ini Sarasvati bekerjasama dengan Trah Project sebuah Band yang memang mengusung semangat musik tradisional Sunda. Trah Project membalut lirik – lirik kelam dalam Gloomy Sunday dengan sangat manis tetapi juga sekaligus menambah kegetiran kisah yang dipaparkan dengan amat baik oleh Risa Saraswati. Gloomy Sunday mengalir perlahan sehingga mampu dengan intens menebar kengerian yang depresif melalui potongan – potongan lirik dan vokal Risa Saraswati yang lirih.

UtadaHikarunewevangelionmovie

02 Sakura Nagashi – Utada Hikaru

Dua tahun vakum tidak membuat Utada Hikaru kehilangan tajinya dalam membuat karya – karya yang mencengangkan. Dengan Sakura Nagashi, Utada Hikaru mampu memberikan nuansa megah nan sacral dalam prosesi kembalinya Ia ke kancah musik J-Pop. Tak perlu rangkaian kata – kata puitis bermetafora, alunan instrumentalia yang riuh dan beragam, serta aksi vokal akrobatik untuk menciptakan sebuah lagu yang indah. Utada Hikaru dan Paul Carter mengemas Sakura Nagashi dalam balutan kesederhanaan namun mampu menciptakan Impact yang begitu Epic nan memikat. Menikmati keindahan dentingan piano, iringan Strings Section,  notasi – notasi sentimental nan melankolis, juga vokal khas Hikki sambil meresapi liriknya yang begitu Heartbreaking sudah cukup membuat saya Eargasm. Everybody Finds Love In The End.

01 Pyramids – Frank Ocean

Mindblowing! Mungkin kata itulah yang paling tepat untuk mendeskripsikan lagu andalan dari album terbaik tahun ini, channel ORANGE. Pyramids adalah karya musikal dari Frank Ocean yang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi namun tetap enak dinikmati. Selama hampir sepuluh menit saya diajak oleh Frank untuk berpetualang dalam sebuah piramida pemikiran yang rumit dan dalam sebuah komposisi kaya warna yang diakhiri dengan mewah oleh permainan gitar John Mayer. Menggagas maksud dari lagu ini secara keseluruhan memang cukup sulit dan mungkin akan menghadirkan intepretasi yang berbeda di tiap telinga dan otak yang menangkap lagu ini. Saya sendiri diluar perkara lagu ini tentang Illuminati dapat menyimpulkan Pyramids adalah lagu tentang cinta dalam perspektif patah hati. Dua kisah yang berbeda tetapi dalam satu benang merah itulah yang dengan cerdas Frank Ocean ungkapkan dalam lagu ini. Banyak pengaruh musik yang semuanya luruh dalam satu kesatuan yang amat megah, saya bisa mendengarkan R&B, Synth-Pop, Retro-Disco, Blues dan Soul sekaligus dalam dua buah segmen dalam satu lagu ini. Well, apakah argumentasi di atas cukup membuktikan bahwa Pyramids layak menjadi lagu terbaik tahun ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s